Data center adalah pusat komputasi yang mampu mengelola, menyimpan, dan mengolah data dalam skala yang luar biasa. Mereka menyimpan segala sesuatu yang Anda lihat di internet, mulai dari situs web e-commerce hingga platform streaming video.
Tidak hanya sampai sana. Pada era digital, data center memiliki pengaruh besar dalam segala pertukaran informasi, berkomunikasi, dan bertransaksi. Mengapa demikian? Yuk, kita pelajari sama-sama!
Definisi Data Center
Data center adalah sebuah fasilitas berbentuk ruangan khusus yang dirancang untuk menampung dan menjalankan perangkat-perangkat komputer (hardware) seperti server, sistem penyimpanan data (storage), serta peralatan jaringan dan komunikasi.
Perangkat atau hardware inilah yang nantinya akan menampung database berisi berbagai jenis informasi yang selama ini Anda akses dan butuhkan untuk tujuan tertentu. Masih ingat visual produk dan video di Youtube yang sempat kita bicarakan sebelumnya? Nah, dua hal tersebut adalah contoh data yang akan masuk ke dalam database dan akan disimpan di data center.
Jenis-Jenis Data Center
Data center memiliki beberapa jenis yang berbeda berdasarkan skala, fungsi, dan kebutuhan spesifik. Berikut ini adalah jenis-jenis data center.
1.Data Center Pribadi (Private Data Center)
Data Center Pribadi merupakan infrastruktur IT yang dimiliki, dioperasikan, dan dikelola oleh perusahaan khusus untuk keperluan internalnya sendiri.
Sebab milik pribadi, perusahaan punya kontrol penuh atas hardware, software, dan aliran data. Bahkan, mereka bisa merakit sendiri sistem keamanannya sendiri.
Data Center Kolokasi (Colocation Data Center)
Data Center Kolokasi adalah ruangan yang disewa oleh perusahaan untuk menempatkan perangkat keras milik mereka. Tidak hanya itu, perusahaan juga bisa menyewa sumber daya, pendinginan, dan keamanan fisik yang disediakan oleh pemilik data center.
Data Center Cloud
Sedikit berbeda dengan data center pribadi dan kolokasi. Data center cloud merupakan Infrastruktur IT yang disediakan sebagai layanan melalui internet oleh penyedia layanan cloud. Sumber daya bisa disediakan sesuai dengan permintaan perusahaan.
Beberapa perusahaan yang memiliki produk data center cloud untuk diperjual belikan adalah Amazon Web Services (AWS), Google Cloud Platform (GCP), Microsoft Azure, dan masih banyak lagi.
Data Center Modular atau Kontainer
Data Center Hyperscale
Pengelolaan Data Terpusat
Efisiensi Penggunaan Aplikasi
Penghematan Biaya
Skalabilitas
Ketersediaan Data
Dukungan Teknis
Keamanan Tinggi
Seiring dengan berkembangnya teknologi, memberikan inovasi baru. Salah satunya pada data center, yang sekarang ini mengeluarkan tipe baru bernama Data Center Modular.
Tipe data center satu ini dibangun dalam modul atau kontainer yang dapat dipindahkan ke mana saja. Plus, semua komponen esensial untuk operasional sudah termasuk di dalamnya.
Hyperscale data center adalah infrastruktur teknologi informasi yang didesain untuk tumbuh dengan cepat dan mampu menangani volume data dan trafik yang sangat besar. Data center ini dapat menyesuaikan kapasitasnya sesuai kebutuhan, memastikan efisiensi energi, serta menawarkan ketahanan dan keandalan tinggi.
Apa Saja Manfaat Menggunakan Data Center?
Data center adalah jantungnya para data. Sama seperti jantung pada tubuh kita yang memiliki peran besar dalam tubuh, data center juga memiliki peran besar pada suatu data yang dimiliki oleh perusahaan.
Data center memudahkan Anda untuk mengumpulkan dan mengatur semua data di satu tempat. Sehingga, Anda sudah tidak perlu cemas jika informasi tiba-tiba datang dari berbagai tempat. Karena semua akan terkumpul pada satu tempat yang sama.
Melalui perangkat (hardware & software) yang dikelola dengan baik, data center dapat meningkatkan kinerja aplikasi dan mengurangi waktu henti, yang pada akhirnya meningkatkan produktivitas. Bisa dikatakan, jika saat ini aplikasi yang Anda gunakan merespon dengan cepat, maka bisa jadi data center sedang berfungsi dengan baik.
Memiliki data center sendiri memerlukan investasi awal yang besar dan biaya pemeliharaan yang berkelanjutan. Tapi, dengan menggunakan data center, perusahaan dapat mengurangi biaya modal dan operasional.
Poin ini masih berkaitan dengan poin nomor tiga. Seiring pertumbuhan perusahaan, kebutuhan IT juga akan berkembang. Jika Anda sudah menyediakan data center berkapasitas besar sebelumnya, maka kemungkinan terjadinya pembengkakan biaya tidak akan terjadi. Karena, masih ada ruang di data center untuk di isi.
Data center biasanya dilengkapi dengan alat dan sistem yang memastikan data dan aplikasi Anda selalu bisa diakses, meskipun ada gangguan atau masah.
Data center biasanya dilengkapi dengan tim teknis profesional yang siap memberikan dukungan 24/7, memastikan segala masalah dapat segera diatasi.
Data center dirancang dengan sistem keamanan yang canggih, termasuk keamanan fisik seperti kamera CCTV, akses pintu terkendali, dan proteksi digital seperti firewall dan sistem deteksi intrusi. Seluruh sistem tersebut akan melindungi data dan aplikasi Anda dari ancaman dan serangan.
Data center adalah fasilitas khusus yang didesain untuk menampung perangkat komputasi seperti server, penyimpanan data, dan sistem jaringan dalam lingkungan yang terkontrol dan aman. Fungsi utamanya adalah mendukung operasi bisnis yang terus berjalan, memastikan aksesibilitas dan keamanan data.
Keberadaan data center, tentu akan sangat berguna bagi Anda yang memiliki perusahaan yang setiap harinya harus menghasilkan setidaknya lebih dari lima data. Nah, bagi Anda yang mulai tergerak untuk memiliki data center, tapi masih membutuhkan wawasan tambahan


0 comments:
Posting Komentar